Permata mahkota agama
Berada sejak dulu
Mengenal saat ini
Tak terasa saat dekat
Memiliki rasa saat jauh
3,5 yang biasa
0,5 yang berkesan
Permata mahkota agama
Sungguh menawan dan cemerlang
Seperti gaya gravitasi bumi
yang menarik semua orang untuk kagum melihatnya
Seperti matahari yang memberikan sinarnya pada bulan
Permata mahkota agama selalu baik pada semua
Permata biasa
Dengan sinarnya yang redup
Tak secemerlang intan dan berlian
Tak mempesona seperti emas
Permata biasa
Seperti mutiara yang berkilau dengan indah di dasar lautan
yang menutupi keindahannya
Seperti perjuangan pasukan semut untuk mengangkut makanan ke sarang
seperti itulah perjuangan orang yang ingin mendapatkan kilauan cahaya permata biasa
Saat semua pandangan tertuju pada permata mahkota agama
Semua tak melihat kekurangannya, melainkan mengagungkan kelebihannya
Saat permata mahkota agama terbuai dengan hal itu
Disitulah awal dari sebuah kejujuran terungkap
Saat tak ada lagi yang memandangnya karena mengetahui kekurangannya
Saat yang lain mencari yang lebih cemerlang
Saat yang lain mulai meninggalkannya
Saat yang lain mulai mengabaikannya
Di saat itu pula keindahan permata biasa memancarkan sinarnya
Sinar kejujuran untuk terus memandang karena kelebihan dan kekurangannya
Sinar keikhlasan untuk membuatnya bangkit
Sinar peneguh untuk memperkokohnya untuk tetap berdiri
Sinar kesetiaan untuk terus bersamanya
Saat berlian, intan dan emas pergi meninggalkan permata mahkota agama
Saat gaya gravitasi tak dapat menarik orang untuk memandang permata mahkota agama
Namun disaat itu ada sebuah gaya tarik baru muncul dari sebuah ketulusan
Ketulusan permata biasa untuk permata mahkota agama
Seperti kanan yang melengkapi kiri
Seperti tinta yang mengisi sebuah pena
Seperti mata dengan kelopak mata
Seperti itulah permata mahkota agama dan permata biasa
Keindahan sesungguhnya terletak dari hati
Bukan dilihat dari penampang sel sel epitel wajah yang cerah
Ketulusan sesungguhnya datangnya dari hati
Bukan dari sikap yang timbul saat raga terlihat sempurna
Karena hati selalu jujur, tak pernah berdusta
M.I.P
Jumat, 26 Februari 2016
Kamis, 18 Februari 2016
A Biologically Love -Mimin Rex
Puisi Cinta Ala Biologi
"A Biologically Love"
Karya : Mimin Rex
Karya : Mimin Rex
Aku mungkin bukan Aves
Yang bisa merajai langit, dan mengamati dunia
Tapi aku, akan membentuk sayap dari tulang lenganku dan otot-ototku
untuk terbang, dan menggapai cintamu
Yang bisa merajai langit, dan mengamati dunia
Tapi aku, akan membentuk sayap dari tulang lenganku dan otot-ototku
untuk terbang, dan menggapai cintamu
Aku mungkin bukan Pisces
Yang bisa menyelam ke dasar dunia, dan merajai lautan
Tapi aku akan mengoptimalkan metabolismeku, untuk menyelam ke hatimu
Dan menghangatkan hatimu yang beku
Karena kesendirian, dan kesepian
Yang bisa menyelam ke dasar dunia, dan merajai lautan
Tapi aku akan mengoptimalkan metabolismeku, untuk menyelam ke hatimu
Dan menghangatkan hatimu yang beku
Karena kesendirian, dan kesepian
Disetiap sistol dan diastol jantung ini, setiap oksigen yang mengalir
Membantuku untuk mengingat namaku
Sinapsis neuronku terus bertambah
Hanya untuk satu hal
Agar namamu selalu mengalir dalam impuls sarafku
Membantuku untuk mengingat namaku
Sinapsis neuronku terus bertambah
Hanya untuk satu hal
Agar namamu selalu mengalir dalam impuls sarafku
Hatiku terus mengeksresikan NH3, melalui siklus Ornitin
Agar hatiku tetap bersih dan suci
Ketika kau datang dan menghampiri hepar ini
Agar hatiku tetap bersih dan suci
Ketika kau datang dan menghampiri hepar ini
Daur cintaku padamu tak pernah terhenti
Laksana metagenesis yang terus mengalir dan berputar dalam hidup ini
Laksana metagenesis yang terus mengalir dan berputar dalam hidup ini
Aku akan gapai cintamu
Meski kujalani hidup laksana Fasciola hepatica
Aku akan lalui hidupku, tumbuh dalam tubuh lain sebagai Serkaria
Semua kulakukan hingga takdir memanggil
Dan aku bisa bernaung di hatimu
Dan mengharap cintamu
Meski kujalani hidup laksana Fasciola hepatica
Aku akan lalui hidupku, tumbuh dalam tubuh lain sebagai Serkaria
Semua kulakukan hingga takdir memanggil
Dan aku bisa bernaung di hatimu
Dan mengharap cintamu
Ada kalanya, ketika cinta kita di uji
Laksana memecahkan kode misteri
Pada nama botani
Tapi semua akan kulewati
Walau bagai siklus Krebs tanpa henti
Asal ada kau disisi
Laksana memecahkan kode misteri
Pada nama botani
Tapi semua akan kulewati
Walau bagai siklus Krebs tanpa henti
Asal ada kau disisi
Dari sekian miliar spesies dan makhluk hidup yang ada di bumi
yang telah dinamai dari zaman Linneaus hingga saat ini
Hanya kau, satu yang aku pilih
Tuk temaniku disini, atasi sepi dan sunyi
yang telah dinamai dari zaman Linneaus hingga saat ini
Hanya kau, satu yang aku pilih
Tuk temaniku disini, atasi sepi dan sunyi
Dan kan kupetakan cintaku padamu
dalam susunan asam ribosa
dalam untaian m-RNA
Yang akan terus memetakan cintaku padamu
selamanya
dalam susunan asam ribosa
dalam untaian m-RNA
Yang akan terus memetakan cintaku padamu
selamanya
Rex
Kamis, 11 Februari 2016
4 yang terasa 0,5 .....
Dia datang tanpa suara
Dia datang saat tempat telah berjauhan
Dia datang saat raga tak berdekatan
Dia datang saat satu kembali menjadi tiga
Biologi yang membuatnya datang
Karena biologi tiga menjadi satu
Karena biologi jauh menjadi dekat
Karena biologi hubungan terjalin erat
Karena biologi menjadi alasan dalam sebuah ikatan
Dia datang saat waktu tak lama lagi
Akan ada sebuah perpisahan yang menuntun dalam bahtera kebahagiaan
4 yang terasa 0,5 lebih dekat
Yang selalu datang di setiap malam
Melukis senyuman di pagi hari
Ingin terus rasanya melirik kekiri atas saat tiba dan melirik kekanan atas saat pulang
Karena dibalik pohon dan tembok tinggi itu ada bidadara 0,5 lebih dekat
Sungguh ini aneh, bahkan mungkin ini ketidakmungkinan
Bukan fisika dan matematika dengan rumus-rumusnya
Bukan pula kimia dengan reaksinya
Bukan biologi dengan penelitiannya
Tapi ini biologi dengan segala kelembutan dan keajaiban yang membuatnya datang.....
Dia datang saat tempat telah berjauhan
Dia datang saat raga tak berdekatan
Dia datang saat satu kembali menjadi tiga
Biologi yang membuatnya datang
Karena biologi tiga menjadi satu
Karena biologi jauh menjadi dekat
Karena biologi hubungan terjalin erat
Karena biologi menjadi alasan dalam sebuah ikatan
Dia datang saat waktu tak lama lagi
Akan ada sebuah perpisahan yang menuntun dalam bahtera kebahagiaan
4 yang terasa 0,5 lebih dekat
Yang selalu datang di setiap malam
Melukis senyuman di pagi hari
Ingin terus rasanya melirik kekiri atas saat tiba dan melirik kekanan atas saat pulang
Karena dibalik pohon dan tembok tinggi itu ada bidadara 0,5 lebih dekat
Sungguh ini aneh, bahkan mungkin ini ketidakmungkinan
Bukan fisika dan matematika dengan rumus-rumusnya
Bukan pula kimia dengan reaksinya
Bukan biologi dengan penelitiannya
Tapi ini biologi dengan segala kelembutan dan keajaiban yang membuatnya datang.....
Langganan:
Postingan (Atom)